Rabu, 21 Oktober 2015

Muhidin Farid “Murah Senyum” Independen Asli Dukungan Rakyat

Badan Pengawas Pemilu RI mengakui tidak bisa mengawasi pemilihan kepala daerah serentak 2015 sendirian. Untuk itu, Bawaslu meminta seluruh stakeholder yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam pilkada untuk ikut mengawasi dan melaporkan apabila menemukan pelanggaran.

"Sukses tidaknya Pilkada tak bisa disandarkan pada penyelenggara pemilu saja. Ini saya perlu garis bawahi," kata Komisioner Bawaslu Endang Wihdatiningtyas saat membuka Rapat Koordinasi Stakeholder di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (5/10/2015).

Hadir dalam rapat ini berbagai stakeholder mulai dari TNI, Kepolisian, DPRD dan Pemda Kalsel, Panwas dan KPU Kalsel, hingga ormas dan tokoh agama setempat. Rapat diselenggarakan dalam rangka pendidikan partisipatif pengawasan Pilkada di Provinsi Kalimantan Selatan.

"Keberhasilan ini harus ditopang seluruh stakeholder yang hadir di sini," tambah Endang.
Selain itu, Endang juga menekankan pentingnya peran calon kepala daerah dalam berlangsungnya pilkada yang berintegritas.

Dia meminta calon kepala daerah melakukan kampanye sesuai dengan tata-cara yang sudah diatur dalam Undang-Undang Pilkada. Jika para peserta bersaing secara sehat, Bawaslu yakin akan tercipta pilkada yang bersih dan melahirkan pemimpin terbaik untuk rakyat.

"Jangan kita berkoar-koar penyelenggara perlu integritas, tapi lupa kalau peserta itu perlu integritas juga," ujarnya.

Terakhir, Endang mengimbau agar seluruh elemen masyarakat juga mempelajari tahapan-tahapan hingga peraturan dalam pilkada serentak. Dengan begitu, mereka juga bisa ikut berpartisipasi dan melaporkan kepada panwaslu setempat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Pilkada di Provinsi Kalimantan Selatan diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Zairullah Azhar dan Safi'i,
Muhidin, Gusti Farid Hasan Aman, serta Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan.

Kalsel juga menggelar pilkada di tujuh kabupaten/kota, yakni Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kab. Banjar, Kab. Kotabaru, Kab. Balangan, Kab. Hulu Sungai Tengah dan Kab. Tanah Bumbu.

Baca selengkapnya: Muhidin Farid “Murah Senyum” Independen Asli Dukungan Rakyat

Sabtu, 10 Oktober 2015

Inilah Calon Gubernur Kalsel

Tiga Bakal Calon Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Selatan telah jalani tes kesehatan


Tiga bakal calon Gubernur Kalsel yang telah mendaftar di KPU Prov. Kalsel telah menjalani tes kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu - Kamis (28-29 Juli 2015). Ketiga pasangan calon tersebut adalah Zairullah Azhar dan Muhammad Sapii, H. Muhidin dan H. Gusti Farid Hasan Aman, H. Sahbirin Noor dan H. Rudy Resnawan. Pemeriksaan dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalsel, meliputi pemeriksaan tes darah, tes kejiwaan, USG, rontgent, EKG, paru-paru, mata, jantung dan sebagainya.



Dirumah sakit itu, bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati akan menempuh proses pemeriksaaan kesehatan, kecuali Bakal Calon Pasangan dari Kabupaten Banjar dan kota Banjar Baru, karena telah memiliki Rumah Sakit yang telah memenuhi standar.

Hasil tes kesehatan akan disampaikan kepada KPU Prov Kalsel (Memenuhi syarat atau tidaknya) dan hasil selengkapnya akan diberikan kepada masing-masing Pasangan Calon karena bersifat pribadi. Lalu pada 3-7 Agustus 2015, KPU Prov Kalsel akan melakukan verifikasi terhadap seluruh persyaratan yang diajukan, bila ada yang kurang akan disampaikan kepada pasangan untuk melengkapi. Setelah verifikasi, pada 24 Agustus 2015, KPU Prov Kalsel akan melakukan penetapan bakal calon menjadi calon kepala daerah, yang memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan.

INI DIA CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN 2016-2021


Calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) pasangan dr H.M Zairullan Azar dan Dr H Muhammad Sapi’i, M.Si mendapatkan nomor undian 1, pasangan H Sahhrin Noor, S.Sos, MH dan Drs H Rudy Resnawam mendapat nomor undian calon 2, sementara pasangan calon H Muhidin dan H Gusti Farid Hasan Aman mendapatkan nomor urut calon 3.

Pengundian nomor calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel tersebut diselenggarakan dalam sebuah rapat pleno terbuka Rabu (26/8) siang dibuka ketua KPU Kalsel Samahuddin, rapat pleno terbuka tersebut selain dihadiri para kandidat, tim pemenangan masing-masing pasangan calon, Bawaslu Kalsel, Kapolda, Kajati, Danrem serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Acara pengundian nomor urut calon orang nomor satu dan nomor dua di Kalsel tersebut berlangsung aman, tertib dan tidak ada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sementara seusai pencabutan nomor urut para pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Kalsel tampak puas dengan nomor urut yang mereka dapatkan